webmistress journal affiliates freebies credits
Quw eMg pUnyA kLiK..
I Support Privacy Protection





.::MisS CHiLDiSh::.

-N.A.Y.C.H.A.N-

just ordinary girl.03-12-91.friendly.moody.girly.pink

More...
My FRienDSTeR



TiMe is OveR



HaVe GonE


ArChiVeS


AriSaN yUk
Name :
Web URL :
Message :


De BloGRoLL


ReaDeR CoUnTRy


KotaK aJaiB


Sunday, December 30, 2007
NeW YeaR = NeW ImEj @ 12:08 AM

Seiring berjalannya waktu, tak terasa kini kita sudah berada di penghujung tahun 2007. Tentunya kita melewati tahun itu dengan tangis dan canda tawa kita. Termasuk bagaimana orang lain memandang kita. Hal yang tak dapat dipungkiri dalam cara bagaimana orang tersebut mengenal kita adalah dari tingkah laku dan sifat-sifat kita. Bila suatu hari kita bertemu dengan orang baru, tentunya kesan pertama yang dilihat adalah penampilan luarnya. Setelah sekian lama waktu berlalu, barulah kita pun ikut menilai sifat-sifatnya yang ada dari dalam.

Tak sering kita jumpai ada sebuah pepatah yang mengatakan “Janganlah melihat sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja, namun lihatlah juga sisi dalamnya”. Karena tak selamanya penampilan luar yang baik itu menampakkan juga keindahan di dalamnya, kadang kala penampilan luar pun dapat menyesatkan kita ke jalan yang salah. Namun di sisi lain, kita pun tidak berhak menghakimi mereka dengan cara seperti itu.

Bila kita berada dalam posisi sebagai orang yang selalu dihakimi orang lain, janganlah kita berubah hanya demi mendapatkan perhatian dari orang lain. Karena segala sesuatunya berasal dari dalam hati, sehingga kita jugalah yang merasakan baik buruknya apa yang telah kita lakukan. Apalah gunanya bila kita ingin berubah namun tidak dimulai dari dalam hati, apalagi hanya mengikuti “trend” perkembangan zaman sekarang (yang kurang baik) maupun ikut-ikutan orang lain. Hal seperti itu akan dapat membuat kita tidak nyaman dan tentunya menyengsarakan diri sendiri. Untuk itu hendaknya kita harus introspeksi diri terlebih dahulu. Dengan begitu kita dapat menilai apa yang memang sudah benar dan apa yang masih harus kita perbaiki.

Perubahan yang dilakukan pun harus melewati beberapa proses. Sesuatu yang baik adalah sesuatu yang dilakukan secara bertahap, tidak instant. Perubahan yang dilakukan dalam sekejap, akan hilang dalam sekejap pula. Untuk itu pula kita harus bekerja keras untuk menggapainya. Perlu pengorbanan untuk dapat mencapai hasil yang terbaik. Agar kita dapat membuktikan kepada dunia bahwa kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi dari yang kemarin-kemarin.

Mulailah dengan merubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Jangan terlalu “ngoyo“. Lakukanlah hal-hal yang sederhana terlebih dahulu secara wajar. Agar orang-orang di sekitar kita tidak “negative thingking“ terhadap kita. Mengubah imej yang buruk bukanlah sesuatu yang gampang, melainkan harus step by step. Dengan begitu kita akan dapat menjadi orang yang pantang menyerah. Hal yang paling penting adalah “be your self“, artinya jadilah diri sendiri, janganlah mengubah diri kita yang tidak sesuai dengan pendirian kita, yang nantinya akan berakibat merugikan diri sendiri.

Untuk itu di tahun yang mendatang, Tunjukkan siapa dirimu sebenarnya dengan begitu inner beauty kita pun semakin terpancar seiring dengan outer beauty kita.

HAPPY NEW YEAR 2008....
Get the success with good imej in the new year 2008, GOOD LUCK...

Labels:




©copyrighted 2008 punch-that-goblin.co.nr

Saturday, December 15, 2007
LoVe iS (not) bLinD @ 12:31 PM

Di saat kita menemukan cinta sejati, tentu merasa bahagia dan semuanya terlihat lebih indah. Dimana kita mempunyai seseorang yang dapat kita ajak berbagi dalam senang maupun duka. Namun tidak semuanya berjalan dengan kemauan kita, kadang ada saja masalah yang melanda. Seperti contohnya, dikala pasangan kita mempunyai kekurangan, kita pun sebagai pasangannya harus dapat memakluminya. Karena kita telah mengenalnya, baik luar dan dalamnya.

Namun dikala kita dapat menerima segala "minus"nya pasangan kita, itu berarti kita telah menyayanginya secara apa adanya. Bukan hanya keelokan paras dan hatinya, tetapi kekurangannya pun kita menerimanya. Coba kita telaah lagi, sama nggak sich dengan cinta buta. Cinta buta sendiri adalah cinta dimana kita mengesampingkan/menutupi semua kekurangan yang ada pada pasangan kita, sehingga kita mengganggap pasangan kita "perfect" seutuhnya.

Saat kita menerimanya sebagai pasangan kita, tentu kita pun telah menerima semua baik buruknya dia, kelebihan kekurangan dia, plus minusnya dia dan termasuk semua "problem" dan kesibukan dia. Bila dia berbuat kesalahan, dengan senantiasa kita memaafkan. Karena tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, 100 hanya milik Sang Pencipta. Ketika kita benar-benar menyayanginya dan mencoba memahami semua pemikirannya, apakah itu mencintainya secara apa adanya atau mencintainya secara buta? Saat kita menganggapnya sempurna dan tidak ada yang dapat menggantikannya dan tak mampu berpaling darinya. Apakah kita mencintai apa adanya atau mencintai secara buta?

Kata orang cinta itu butuh pengorbanan. Jika orang yang kita sayang bahagia, pasti kita akan ikut bahagia. Benarkah itu? Maukah kebahagiaan sendiri kita korbankan. Janganlah kita munafik. Manusia memiliki batas rasa kesabaran sehingga suatu saat kita pasti juga ingin merasakan kebahagiaan yang sesuai dengan kemauan kita. Jadi jika kita terus-terusan disakiti, kita pun perlu membeladiri, jangan pasrah aja. Melihat suatu permasalahan, janganlah hanya secara kasat mata namun lihatlah juga kedepannya.

Hmmm...
So, sejauh mana kita bisa mencintai apa adanya tanpa harus membutakan mata?
Apakah mungkin seseorang mencintai apa adanya tanpa menjadi buta?
Ataukah mencintai secara buta berarti juga mencintai apa adanya?

Labels:




©copyrighted 2008 punch-that-goblin.co.nr

Thursday, September 27, 2007
HoRoR MoVie @ 11:33 AM

Bagi yg movieholic pasti nggak bakal ngelewatin film-film baru yang diputar di bioskop baik film luar negeri ato dalam negeri. Aq juga seorang movieholic yang suka nonton bioskop apalagi kalo nomat ato gratisan hehe...

Coba deh liat papan reklame yang memajang poster film yg bakal ditayangkan di bioskop itu, pasti kebanyakan film yang bertemakan HOROR makin merajalela. Selama ini menurut Q, film horor Indonesia kurang menantang dan kurang serem. Ceritanya yang monoton serta setting panggung yag gelap membuat para penontonnya agak "gerah" dalam melihat. Meskipun aQ tidak terlalu mengeri masalah pembuatan film, namun kurasa film Indonesia kurang greget. Ini contoh beberapa film horor Indonesia yang beredar :
1. Kuntilanak
2. Bangku Kosong
3. Hantu Jeruk Purut
4. Pocong 2
5. Lewat Tengah Malam
6. Terowongan Casablanca
7. Malam Jumat Kliwon
8. Suster Ngesot
9. Lantai 13
10. Hantu
11. Yang sedang diputar Lawang Sewu
Film-film tsb kebanyakan menceritakan tentang pembunuhan akibat penganiayaan atau bahkan dendam yang tak terbalaskan. Sebagai penyuka film dalam negeri, tentu sangat disayangkan bila film yang di produksi negeri sendiri sangat monoton , tak beragam dengan tema horor aja. Yang biasanya jika kita melihat film horor pasti timbul rasa takut en tegang, namun karena alur cerita yg sudah bisa ditebak membuat film itu menjadi tidak menarik lagi.
Menurut Q film horor yang bagus itu yang alur ceritanya nggak gampang ketebak, agak masuk akal, settingnya bukan hanya di tempat yg gelap dan paling penting nyeremin bisa buat Q ketakutan. So, bagi moviemaker terus berjuang en tambah kreatif dlm pembuatan film dlm negeri biar industri perfilman kita gak kalah dgn film luar negeri. CAYO!

Labels:




©copyrighted 2008 punch-that-goblin.co.nr